AGEN S LUTENA

Agen Resmi dan Terpercaya S Lutena Anda

S Lutena Herbal Ajaib Produk Jepang Jutaan Orang Telah Merasakan Khasiatnya

terbukti ampuh mengatasi berbagai macam penyakit kronis secara tuntas dan tepat

agen s lutena  logo

Penyebab, Pencegahan, dan Pengobatan Kanker Tulang


Kanker tulang merupakan penyakit yang relatif langka, dimana sel-sel kanker tumbuh pada jaringan tulang. Kanker tulang terjadi ketika sel-sel di dalam tulang membelah atau berkembang dengan tidak teratur. Biasanya sel-sel akan membelah dan berkembang dengan teratur. Jika sel-sel tulang terus membelah tak teratur, sementara sel-sel baru yang tumbuh itu tidak dibutuhkan tubuh, maka akan membentuk massa atau jaringan, yang disebut sebagai tumor. Berbeda dengan tumor jinak yang tidak menyebar, kanker adalah tumor yang ganas dan cepat penyebarannya.

Jenis

Kanker tulang terjadi pada tulang atau menyebar ke tulang di bagian tubuh lain. Ketika kanker tulang terjadi hanya di salah satu jaringan tulang, maka disebut kanker tulang primer. Sedangkan ketika sel-sel kanker tersebut sudah menyebar ke tulang lain, maka disebut kanker tulang sekunder.
Terdapat beberapa jenis kanker tulang, antara lain:
Osteosarcoma - kanker tulang. Biasanya terjadi di lengan, kaki atau panggul. Osteosarcoma merupakan kanker tulang yang paling umum terjadi.
Chondrosarcoma - kanker tulang rawan. Jenis kanker kedua dari kanker tulang yang paling umum terjadi.
Ewing Sarcoma - tumor yang biasanya berkembang di rongga kaki dan tulang lengan.
Fibrosarcoma dan malignant fibrous histiocytoma. Kanker pada jaringan lunak (misalnya tendon, ligamen, lemak dan otot) dan berpindah ke tulang-tulang kaki, lengan, hingga tulang rahang.
Giant cell tumor. Kanker tulang ganas yang paling sering mengenai tulang lengan atau kaki. Persentasenya mencapai 10% dari kasus kanker tulang. Chordoma. Kanker tulang yang biasanya terjadi pada tulang tengkorak atau tulang belakang.

Penyebab

Hingga kini, penyebab kanker tulang belum diketahui secara pasti. Namun faktor genetik atau keturunan tampaknya memainkan peran besar dalam banyaknya kasus kanker tulang. Kondisi lain yang menyebabkan peningkatan risiko kerusakan dan regenerasi tulang dalam jangka waktu tertentu juga meningkatkan risiko berkembangnya tumor tulang. Hal ini menjadi penjelasan mengapa osteosarcoma sering menimpa anak-anak, ini karena pertumbuhan tulang mereka yang cepat.

Faktor Risiko

Faktor risiko adalah sesuatu yang akan meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit atau suatu kondisi kesehatan. Faktor-faktor dibawah ini akan meningkatkan risiko seseorang terkena kanker tulang:
Penyakit Paget (masalah pada metabolisme tulang - bukan kanker).
Paparan radiasi.
Cedera tulang.
Riwayat keluarga penderita kanker tulang.
Selain itu ada pula beberapa faktor risiko yang spesifik untuk beberapa jenis kanker tulang, antara lain:
Osteosarcoma. Laki-laki, usia 10-30 tahun, sindrom kanker warisan, retinoblastoma (kanker mata langka), transplantasi sumsum tulang.
Chondrosarcoma. Usia diatas 20 tahun, multiple exostoses (kondisi genetik yang menyebabkan benjolan pada tulang).
Ewing sarcoma. Usia dibawah 30 tahun.
Fibrosarcoma dan malignant fibrous histiocytoma. Umur setengah baya dan lanjut usia.
Giant cell tumor. Usia muda hingga setengah baya.
Gejala

Gejala kanker tulang bervariasi, tergantung pada ukuran dan lokasi tumornya. Gejala-gejala kanker tulang meliputi:
Rasa sakit pada lokasi terjadi tumor.
Nyeri tulang dalam yang parah.
Patah tulang (cukup jarang terjadi).
Berat badan menurun.
Kelelahan.
Kesulitan bernapas.
Demam atau berkeringat di malam hari.
Namun gejala-gejala diatas juga bisa disebabkan oleh kondisi kesehatan lain yang tidak berbahaya.
Diagnosis

Sebelum melakukan pemeriksaan fisik, dokter perlu mengetahui gejala dan riwayat medis Anda. Dokter juga akan melakukan satu atau beberapa tes pada Anda, antara lain:
Tes darah. Untuk memerikasa kadar enzim alkaline phosphatase. Peningkatan kadar enzim ini diketahui terkait dengan keberadaan tumor tulang dan ketika anak-anak tumbuh dengan cepat.
X-ray/Rontgen. Tes yang menggunakan radiasi untuk mendapatkan gambar struktur di dalam tubuh, terutama tulang.
Scan tulang. Untuk mencari keberadaan tumor tulang. Semacam zat radioaktif akan disuntikkan ke dalam aliran darah dan kemudian diserap oleh jaringan tulang, selanjutnya peralatan scan tulang akan melacaknya.
CT scan. Masih merupakan jenis pemeriksaan X-ray untuk mendapatkan gambar struktur di dalam tubuh namun dengan gambaran yang lebih baik dari Rontgen. MRI scan. Tes yang menggunakan gelombang magnetik untuk melihat kondisi struktur di dalam tubuh.
Biopsi. Pengambilan sampel jaringan tulang untuk menguji sel-sel kanker. Biopsi eksisional dapat berarti bahwa proses eksisi (pengangkatan/pemotongan) sebagian besar dari tulang atau ekstremitas yang terkena, dan terkadang amputasi sebagian atau lengkap dari ekstremitas, tergantung pada lokasi dan jenis tumor. Pengobatan

Setelah kanker ditemukan, staging test dilakukan untuk mengetahui apakah kanker telah menyebar, dan jika benar, sudah sejauh mana. Pengobatan kanker tulang akan tergantung pada jenis, stadium dan lokasi kanker, serta kondisi kesehatan umum Anda.

Jenis-jenis pengobatan kanker tulang antara lain:

Terapi radiasi

Pengobatan kanker tulang yang menggunakan radiasi untuk membunuh sel-sel kanker dan menyusutkan tumor. Terapi radiasi terdiri dari 2 teknik, yaitu:
Terapi radiasi eksternal. Diarahkan pada tumor dengan sumber radiasi dari luar tubuh.
Terapi radiasi internal. Radiasi ditempatkan ke dalam tubuh di dekat sel-sel kanker.

Kemoterapi
Kemoterapi adalah penggunaan obat-obat untuk membunuh sel-sel kanker. Kemoterapi sendiri dapat diberikan dalam berbagai bentuk, antara lain pil, suntik dan melalui kateter. Obat-obat kemoterapi akan memasuki aliran darah dan beredar ke seluruh tubuh, membunuh sebagian besar sel-sel kanker, tetapi juga membunuh sebagian sel-sel normal. Obat kemoterapi yang paling umum digunakan untuk mengobati kanker tulang adalah:
Methotrexate dengan kalsium
Leucovorin
Doxorubicin
Cisplatin
Ifosfamide
Etoposide
Pembedahan

Pembedahan untuk kanker tulang adalah dengan mengangkat tumor kanker, jaringan sekitarnya, dan mungkin kelenjar getah bening di dekatnya. Mungkin dalam pembedahan diperlukan amputasi pada ekstremitas yang terkena kanker. Bila mungkin, dokter akan berusaha mengangkat bagian dari kanker tulang tanpa harus mengamputasi. Dalam hal ini, pelat logam atau cangkok tulang akan menggantikan jaringan kanker yang telah dibuang.

Terkadang, dengan menambahkan terapi radiasi atau kemoterapi dapat menghindari kemungkinan amputasi. Jika tumornya besar dan agresif, atau risiko menyebarnya tinggi, kemoterapi dan terapi radiasi dapat dikombinasikan untuk membantu mencegah kekambuhan di lokasi operasi. Hal ini juga dilakukan untuk mencegah penyebarannya ke organ yang lebih jauh.

Terapi myeloablative dengan stem cell support

Untuk kanker yang telah menyebar, terapi kemoterapi yang intens terkadang juga diberikan untuk membunuh sel kanker. Namun terapi ini juga akan merusak sumsum tulang. Sel induk, yang memiliki kemampuan untuk berkembang menjadi sel tipe lain, kemudian diberikan untuk menggantikan sumsum tulang yang hilang.

Pertimbangan pengobatan khusus untuk jenis kanker tertentu

Osteosarcoma. Kemoterapi yang diberikan sebelum dan sesudah operasi akan sering menyembuhkan osteosarcoma, dan dapat mengurangi risiko amputasi yang lebih jauh.

Ewing Sarcoma. Sejak ewing sarcoma diketahui sangat merespon terapi kemoterapi, pengobatan ewing sarcoma sering didahului dengan terapi kemoterapi untuk selanjutnya dilakukan operasi pengangkatan atau terapi radiasi, kemudian dilanjutkan lagi dengan kemoterapi.

Fibrosarcoma dan malignant fibrous histiocytoma. Kondisi kanker tulang yang satu ini biasanya diobati dengan pembedahan yang bertujuan untuk mengangkat tumor kanker dan dengan margin satu inci dari jaringan sehat disekitarnya.

Pencegahan

Cara Mencegah Osteoporosis

Ada tiga faktor penting untuk menjaga kesehatan tulang, antara lain:
Cukupi asupan kalsium yang dapat ditemukan pada susu, kacang almond, brokoli, bayam, kubis, ikan salmon kalengan dengan tulangnya, ikan sarden dan kacang-kacangan dan produknya seperti tahu.
Cukupi asupan vitamin D yang dapat ditemukan pada minyak ikan tuna dan sarden serta kuning telur. Akan tetapi, sebaiknya menggunakan suplemen vitamin D untuk memenuhi kebutuhan vitamin D.
Berolahraga secara teratur

Contoh makanan yang baik untuk tulang adalah Susu, sayuran berdaun hijau, ikan lele, ikan salmond, kacang almond, brokoli dan aneka olahan susu seperti yoghurt dan keju. Semoga bermanfaat dan jaga selalu kesehatan tulang Anda.






Naturally Plus Indonesia Award


Go Go Festa Japan









HIT NEWS !!

* S Lutena terpilih kembali sebagai "The Best Company of The Year 2014" di Jepang


 
PELUANG USAHA !!
Dapatkan Penghasilan Tambahan
KAMI BERBEDA
Anda Tinggal Duduk Manis
Kami yang Support Anda

Dengan Bergabung Bersama Kami
seperti yang Lainnya
Dalam Bisnis Berprospek Cerah
Bersama Produk Terlaris
dan Perusahaan Terbaik dari Jepang

Naturally Plus Indonesia

CV. Griya Usaha Berkah

Penjualan    :  penjualan on/off line | agen s lutenaOn Line

Pemasaran  :  pemasaran on/off line | agen s lutenaOn Line

hotline Agen S Lutena

0813-81080366 (Sales)
0857-73228366 (Sales)
0813-10372095 (keMemberan)

PIN BB :
58EEF4D8
598985CC


Legalitas | ID : 1847988

member card

Naturally Plus Indonesia berkantor di
Kawasan Segitiga Emas
BNI Tower Sudirman

       
Layanan Pengiriman

PESAN - ANTAR - BAYAR DI TEMPAT
(Jakarta, Depok-Tangerang-Bekasi Kota)

kurir agen s lutena
bayar setelah diterima di agen s lutena

PESAN - KIRIM - TERIMA - TRANSFER


tiki agen s lutena
jne agen s lutena

Transfer Setelah Pesanan Diterima
melalui bank-bank kami :


bank bca agen s lutena

bank mandiri agen s lutena

bank bni agen s lutena

Nomor rekening tercantum
pada kuitansi yang kami sertakan
di dalam kemasan/paket

Disclaimer

Produk yang kami jual dijamin keasliannya, untuk khasiat atau hasil yang didapat setiap konsumen berbeda - beda.
Produk ini membantu perawatan / meningkatkan kondisi tubuh, bukan pengganti obat - obatan dari dokter. Kami tidak bertanggung jawab atas efek samping yang dialami oleh pelanggan akibat penggunaan berlebihan.

CV. Griya Usaha Berkah | S Lutena - Izumio © 2006 - 2015